Kamis, 27 September 2012

Pohon Pisang di Tengah Budaya Tradisi Masyarakat Indonesia

Pohon pisang di pojok gang
Ada Apa Dengan Pohon Pisang ?

Inilah buah dari sebuah matakuliah yang bernama Teknik Penulisan Ilmiah. Melihat judulnya saja, sudah dapat dibayangkan mengenai isi, proses, serta bagaimana cara belajar yang harus dilakukan agar seluruh materi matakuliah tersebut dapat dipahami. Seperti yang penulis alami pada waktu studi yang telah lalu, matakuliah yang bernama Metodologi Penulisan Ilmiah yang harus dilakoni dengan mata terbuka lebar, kosentrasi tinggi, energy yang besar, disiplin yang ketat, dan lain-lain yang membuat segala hal terasa berat. Tapi tidak, hal itu tidak terjadi pada matakuliah Teknik Penulisan Ilmiah yang penulis tempuh saat ini. Dosen pengampu matakuliah Prof. Drs. M. Dwi Marianto, MFA.,PhD. begitu “cantik” dalam membawakan matakuliah yang terkesan kaku dan rumit ini.

Senin, 24 September 2012

Review Buku : Menumbuhkan Ide-ide Kritis

Buku kecil tapi "berat", mungkin itu yang bisa saya gambarkan mengenai buku ini. Ditulis oleh Dr Heru Nugroho seorang Sosiolog, berikut review yang sudah saya coba untuk buat.

Judul Buku     : Menumbuhkan Ide-ide Kritis
Penulis           : Dr. Heru Nugroho
Penerbit         : Pustaka Pelajar
Tahun             : 2003 (Edisi Revisi)
Tebal              : + 197 halaman

“Kecil-kecil cabe rawit”, sebuah pepatah yang mungkin tidak terlalu berlebihan jika disematkan kepada buku ini. Bentuk fisik buku yang kecil dan tidak begitu tebal sungguh sangat berbanding terbalik dengan isi buku yang sangat mencerminkan kapasitas Heru Nugroho sebagai penulis dengan wawasan luas dan wacana yang kaya. Jika melihat judul, mungkin pembaca akan mengira bahwa buku ini berisi metode atau langkah-langkah teknis operasional bagaimana menumbuhkan ide-ide kritis, justru hal tersebut tidak akan pembaca temui. Buku ini seperti menyiratkan kepada pembaca bahwa ide-ide kritis tidak cukup di-sintesa melalui metodologi ataupun langkah teknis operasional, namun perlu dilakukan studi mendalam mengenai wacana, serta pemahaman terhadap gejala-gejala sosio-kultural.

Sabtu, 15 September 2012

Review Buku : Menempa Quanta Mengurai Seni

Mencoba untuk me-review beberapa buku yang sudah dibaca, mudah-mudahan dapat menjadi sebuah kebiasaan. Berikut ini merupakan review yang saya buat untuk buku yang berjudul Menempa Quanta Mengurai Seni, karya dari Prof. Drs. M. Dwi Marianto, MFA., Ph.D.

Judul Buku : Menempa Quanta Mengurai Seni 
Penulis       : M. Dwi Marianto
Penerbit     : BP ISI Yogyakarta 
Tahun         : 2011 
Tebal          : + 160 halaman

Berangkat dari beberapa pertanyaan fundamental yakni, “Apakah seni itu?, Seni macam apa yang paling baik untuk seseorang, komunitas, atau masyarakat?, Adakah formula, proporsi, atau metode ampuh untuk menghasilkan seni yang menarik dan estetis?”. Hingga saat ini, beberapa pertanyaan tersebut tidak pernah sepenuhnya terjawab, namun menurut penulis, seni yang baik itu adalah seni yang mampu memberi "daya hidup".