Jumat, 27 Mei 2011

Hoya 49mm Color-Spot, just try.. :)

pasar besar malang,braun SR2000,kamera analog,rollfilm,ASA200,kamera tua,retro,vintage,hoya filter,filter kuning
Protected by Copyscape Web Plagiarism Detection
Title : "Electrofour" (c) http://adityakeceng.blogspot.com
Shoot With Braun SR2000 Analog SLR + Hoya 49mm Color-Spot (Yellow)
Using Fujicolor Superia ASA 200, f/8-22 1/8s

Filter warna Hoya 49mm Color-Spot (Yellow), dengan lubang di tengah. Didapat dari sebuah toko tua, yang jual kamera tua, yang punya juga sudah tua :). Filter ini tidak laku-laku dari jaman dahulu hingga sekarang, bertahun-tahun terpajang di etalase yang kacanya mulai menguning. Sampai akhirnya terpasang pada lensa tua saya :). Banyak yang bilang hasilnya aneh..kalau menurut saya, memang aneh sih, atau memang saya belum bisa menggunakan?hahaha. Ditunggu saran-nya bro! :).

DbClix

Rabu, 25 Mei 2011

Awal Mula Fotografi - The Beginning of Photography

Dahulu begini ceritanya, fotografi itu adalah hasil dari gabungan beberapa penemuan yang berbeda. Jauh sebelum foto pertama dibuat, Filsuf Cina Mo Ti dan matematikawan Yunani Aristoteles serta Euclid menjelaskan tentang kamera lubang jarum pada abad ke-5 dan ke-4 SM. Pada abad ke-6, Anthemius, matematikawan Bizantium dari Tralles menggunakan tipe kamera obscura dalam percobaan. Lalu Ibn al-Haytham (Alhazen) (965-1040) mempelajari kamera obscura dan kamera lubang jarum. Albertus Magnus (1193/1206-1280) menemukan nitrat perak. Georges Fabricius (1516-1571) menemukan klorida perak. Daniel Barbaro dijelaskan diafragma pada tahun 1568. Wilhelm Homberg menggambarkan teknik kamar gelap dan beberapa bahan kimia (efek fotokimia) tahun 1694. Novel Giphantie (oleh de la Roche Tiphaigne Prancis, 1729-1774) menggambarkan apa yang dapat disebut sebagai fotografi.

Dan puncaknya, Joseph Nicéphore Niépce (1765 -1833) adalah seorang penemu berkebangsaan Perancis yang terkenal sebagai penemu fotografi. Ia menghasilkan foto-foto pertamanya pada tahun 1820-an. Sebagai seorang penemu, nama Niépce kurang dikenal. Bahkan sampai hari ini. Pada suatu hari di musim panas tahun 1827, Joseph Nicéphore Niepce membuat citra fotografi pertama dengan menggunakan kamera obscura. Sebelum Niepce, orang hanya menggunakan kamera obscura untuk melihat atau menggambar agar lebih presisi, namun tidak bertujuan untuk membuat foto.

Teknik cetak Joseph Niepce Nicéphoreatausun Heliographs, yaitu mencetak gambar dengan sinar matahari disebut sebagai prototipe untuk foto modern. Dengan menggunakan teknik Heliography, Niepce membuat foto permanen pertama di dunia, yang memanfaatkan bahan-bahan dari alam.Pada proses ini digunakan aspal sebagai lapisan pada kaca atau logam lalu digambar di atas permukaannya. Setelah itu diletakkan di bawah sinar matahari yang akan menyebabkan aspal mengeras karena paparan cahaya. Ketika piring itu dicuci dengan minyak lavender, hanya bidang yang digambar tetap mengeras, selebihnya akan luruh. Maka terbentuklah sebuah gambar, beginilah kira-kira wujudnya :

Sekian :), semoga bermanfaat. Dihimpun dari berbagai sumber.


Senin, 16 Mei 2011

Morning Office #2

office,ma chung,morning,dof,camera,braun sr2000,vintage style
Title : "Morning Office #2" (c) http://adityakeceng.blogspot.com
Shoot With Braun SR2000 Analog SLR
Using Fujicolor Superia ASA 100, f/4 1/8s

Diambil di pagi hari, untuk menghilangkan sisa kepenatan hari kemarin. Melihat ruang kerja dari perpektif yang berbeda, jangan hanya dipandang sebagai penjara jiwa. Malam hari ini tanggal 16 Mei 2011, besok tanggal 17 libur hari raya Waisak, lalu esoknya sudah masuk kerja. Jadi besok hari libur terakhir, karena hari ini sudah cuti bersama. Hari Rabu nanti..pukul 07.00, saya akan di ruangan ini lagi, dengan udara yang sama, sinar mentari yang sama, yang persis seperti di foto ini. Hanya bedanya..saya akan berucap dalam hati : "Saya harus lebih baik lagi.."

Morning Office #1

office,ma chung,morning,dof,camera,braun sr2000,vintage style

Title : "Morning Office #1" (c) http://adityakeceng.blogspot.com
Shoot With Braun SR2000 Analog SLR
Using Fujicolor Superia ASA 100, f/4 1/8s

Minggu, 15 Mei 2011

I Miss You, But I Hate You..

love,camera,analog camera,braun sr2000
Title : "I Miss You, But I Hate You" (c) http://adityakeceng.blogspot.com
Shoot With Braun SR2000 Analog SLR
Using Fujicolor Superia ASA 100, f/4 1/4s

Minggu, 08 Mei 2011

Warming up - Blury Shiny

analog,camera,braun sr2000,pentax,foto,kamera
Title : "Blury Shiny" (c) http://adityakeceng.blogspot.com
Shoot With Braun SR2000 Analog SLR
Using Fujicolor Superia ASA 100, f/4 1/8s
Hard to Steady..

Warming up - Caged

analog,camera,braun sr2000,pentax,foto,kamera
Title : "Caged" (c) http://adityakeceng.blogspot.com/
Shoot With Braun SR2000 Analog SLR
Using Fujicolor Superia ASA 100, f/5,6 1/15s
hard to focus..fcku!

Warming up - Kodak Six-20 Brownie C

Photobucket
Akhirnya. Setelah sekian lama tidak motret dengan kamera analog sejak awal kuliah dulu, minggu ini sempat motret juga. Roll film pun dibeli, sebagai amunisi kamera analog SLR setengah tua Braun SR2000 milik saya. Roll film sudah dipasang..tapi lightmeter mati, ganti batrai akhirnya nyala juga. Senang rasanya, hunting pun dimulai, tapi awas..jangan asal jepret,bisa bangkrut nanti :).
Lalu mau motret apa?no idea. Kebetulan saya memiliki kamera tua Kodak Six-20 Brownie C yang dirilis tahun 1946, kamera ini saya peroleh bulan lalu di acara pameran barang seni dan barang antik di Malang. Saya tertarik dengan bentuk dan cara memotretnya yang unik, dengan bantuan teman akhirnya saya peroleh kamera tersebut. Kondisi masih dapat beroperasi, shutter, lensa, control lever, masih dapat berfungsi dengan baik. Hanya winding key sedikit mau lepas, dan viewvinder yang berdebu. Body kamera sedikit berkarat, namun tidak banyak.

Berikut data yang berhasil diperoleh mengenai kamera ini :

Type : Box rollfilm
Introduced :1946
Discontinued :1957
Film size : 620 (nah? siapa yang tau jenis ukuran film ini?)
Picture size : 2 1/4 X 3 1/4"
Manufactured : UK
Lens : Meniscus f/11, 100mm
Shutter : Single blade

Description : Morocco-grained imitation leather covered metal body, two brilliant finders. 1946-53 : plain matt enamel front; metal wind knob and release button.

Jumat, 06 Mei 2011

PTC (Paid to Click) - Mengumpulkan Recehan di Internet

Mengumpulkan recehan? semacam mengamen? bukan, bukan itu maksud saya. PTC (Paid to Click) merupakan sebuah program advertising yang memberikan komisi kepada pembaca yang menge-klik dan melihat iklan yang mereka sediakan. Ada banyak situs PTC dari luar negeri seperti Bux.to, Titanclicks, Advercash, dll. Setiap situs memberikan bayaran yang berbeda untuk setiap klik iklan. Misalnya bux.to memberi U$0.01 untuk setiap iklan yang diklik.

Lalu bagaimana kita mendapatkan uang dari PTC? Seperti yang sudah sebutkan di atas. Hanya dengan menge-klik iklan yang mereka sediakan lalu U$0.01 akan ditambahkan ke akun kita. Namun disini ada aturannya. Kita harus menunggu selama beberapa detik untuk setiap iklan yang kita klik, sebelum kita menge-klik iklan berikutnya. Timer ini juga berbeda-beda untuk setiap situs. Ada yang hanya 10 detik, 20 detik, 30 detik, bahkan 40 detik.
Uang kita akan ditransfer via PayPal, AlertPay atau e-Gold setelah mencapai minimal cashout (tiap program memiliki batas yang berbeda-beda tapi rata-rata mensyaratkan minimal $10).

Haruskah kita membayar untuk mendaftar pada program-program ini? Tidak. Tidak dikenakan biaya pendaftaran. Cukup mengisi formulir pendaftaran online (biasanya cuma nama, email, username, password). Tetapi kita harus membayar untuk meng-upgrade account gratisan kita ke account premium. Dengan begini kita dapet full access ke iklan-iklan yang disediakan. Alias jumlah iklan yang di-klik juga lebih banyak. Tapi jika tidak ingin upgrade juga tak apa.

Apa itu Referral? Referral adalah bagaimana seseorang terhubung atau mengikuti situs tertentu atas rekomendasi kita. Disini, referral berupa sebuah alamat unik yang berbeda untuk setiap account. Jika orang mendaftar ke sebuah situs dengan sumber alamat unik dari kita ini, maka kita akan memperoleh komisi. Begitu juga pada program PTC. Kita bisa menggandakan pendapatan kita dari sebuah situs PTC. Komisi ini termasuk: sign up, referral clicks (jika referral anda mulai nge-klik iklan), upgrades (jika referral anda upgrade ke premium account), bonuses (tergantung pada situs PTC yang anda ikuti).

Apakah pendapatan kita berkurang/dipotong jika kita mendaftar atas referral orang lain? Jawabnya: TIDAK! Lalu tunggu apa lagi? cobalah untuk memahami bisnis ini, tidak ada salahnya, itupun gratis tidak dipungut biaya sepeserpun. Di bawah ini merupakan PTC Indonesia yang telah terbukti membayar, klik saja banner-nya lalu ikuti saja langkah-langkah berikutnya, mudah bukan? Selamat mencoba! :)
Tinggal klik banner di bawah ini!

1. KlikAjaDeh - PTC

2. iDR Clickit - PTC

3. Sentraclix - PTC
SentraClix
4. Zonaclix
Zonaclix - A Place to Earn online!
5. DBClix
DbClix